SMA DTBS Putri Gelar Praktikum Kimia Bertajuk “Pengaruh Konsentrasi & Suhu Terhadap Kesetimbangan Kimia”

BANDUNG – Alhamdulillah, SMA Daarut Tauhiid Boarding School (DTBS) Putri telah melaksanakan pembelajar kimia untuk santri kelas XI. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Laboratorium, pada Rabu (12/2). Kegiatan praktikum pada kali ini mengangkat tema “Pengaruh Konsentrasi dan Suhu Terhadap Kesetimbangan Kimia”.

 

Pembelajaran berbasis praktikum ini menjadi salah satu metode yang efektif dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap konsep-konsep ilmiah. Dalam eksperimen tersebut para santri diajak untuk mengamati bagaimana perubahan suhu dan konsentrasi mempengaruhi reaksi kimia yang berada dalam kondisi kesetimbangan, dengan menggunakan berbagai larutan kimia dan alat laboratorium, santri dapat melihat secara langsung perubahan warna dan pergeseran kesetimbangan yang terjadi.

 

Tia Siti Nurdianti, selaku guru kimia di SMA DTBS Putri, menyampaikan harapannya agar praktikum ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi santri.  “Semoga dengan metode pembelajaran ini dapat mengembangkan karakter santri dalam bersikap ilmiah, menambah pengalaman dan menjadikan pembelajaran menjadi lebih bermakna,” ujarnya.

 

Kegiatan praktikum ini tidak hanya bertujuan untuk memahami teori kimia secara lebih mendalam, tetapi juga melatih santri dalam berpikir kritis, teliti, dan sistematis. Selain itu, praktik ini memungkinkan para santri untuk lebih memahami konsep yang sering kali sulit di pahami hanya melalui teori di dalam kelas.

 

Para santri tampak antusias dan aktif dalam mengikuti setiap tahap eksperimen. Mereka berdiskusi, mencatat hasil pengamatan, serta menarik kesimpulan dari data yang diperoleh. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis eksperimen dapat meningkatkan daya analisis dan pemecahan masalah di kalangan santri.

 

Praktikum ini juga melatih keterampilan kerja sama tim, di mana para santri harus berkoordinasi dalam membagi tugas, memahami prosedur eksperimen, serta bertanggung jawab terhadap keselamatan di laboratorium. Hal ini menjadi bekal penting bagi mereka dalam menghadapi tantangan di dunia akademik maupun profesional di masa depan.

 

“Semoga ilmu yang didapat dari praktikum ini menjadi berkah dan bermanfaat bagi para santri dalam perjalanan akademik mereka. Dengan semangat belajar yang tinggi, diharapkan mereka dapat terus mengembangkan keterampilan ilmiah dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Tia. (Nenden/Dian)